Gubug Remaja memiliki makna filosofis. Gubug diartikan sebagai tempat yang sederhana. Dimana hal itu dimaksudkan sebagai tempat untuk menempa diri, berlatih ilmu pencak silat dan kanuragan.
Adapun kata Remaja, mengandung maksud, bahwa perguruan pencak silat ini akan diteruskan oleh tunas remaja, anak cucu dan murid-murid perguruan.
Perguruan ini didirikan oleh R. Koeshartoyo bersama saudaranya R. Agoeng di Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi, pada tahun 1935. Organisasi itu sebelumnya bernama Tabib Ketimuran Gubug.
Gubug Remaja mengajarkan jurus-jurus yang menggabungkan antara seni bela diri tangan kosong, atau dengan senjata. Dengan gerakan yang indah dan ampuh serta mematikan karena notebene dipergunakan untuk mematikan lawan penjajah kala itu. Juga memadukan unsur kanuragan dan ilmu kedigdayaan, tetapi tetap rendah hati dan berakhlak mulia dan bertaqwa kepada Tuhan.
